Showing posts with label Flash Fiction. Show all posts
Showing posts with label Flash Fiction. Show all posts

Monday, June 16, 2014

Janji Bersama

“Kapan menyusul?”

Aku menarik kedua ujung bibir, mengungkung kata yang nyaris terucap. Jenuh rasanya mendengar pertanyaan itu.

Ia bangkit dan mendekat. Jemari dengan cat kuku kuning terang itu menyentuh bahuku. “Aku dan Puput sudah memesan kebaya.”

“Aku tahu,” sahutku cepat.  Telingaku memanas dan kurasakan sesal tertimbun dalam hati. Sejak awal, kami telah mengikat janji untuk berdiri bersama dan membuat orangtua bahagia. “Ini hanya masalah waktu.”

Ia mengangguk dan mengarahkan bola matanya pada HVS yang berserakan di atas meja. Keraguan kembali membuncah di wajahnya. “Kamu tidak apa-apa, kan?”

“Tentu!”

Ia mengembuskan napas dan memandangku. “Aku berharap kita bisa sama-sama.”

Kusunggingkan senyum kemudian melempar tanya, “Kamu tahu siapa calon presiden kita?”


Alisnya tertaut menanggapi caraku untuk membuatnya berhenti membahas toga yang akan diambilnya di fakultas.


*terinspirasi dari lagu Disguise, Lene Marlin.
"I am OK, I really am now...."
#KampusFiksi #FiksiLaguku

Saturday, April 14, 2012

Smile to the World

               “Language is powerful,” my lecturer said without any expression. My classmates and I were silent.
            “You can do anything with language,” he continued and kept staring us, his innocent students, still with his flat expression.
            “Do you know the reasons?,” he paused for a moment, then asked the smartest student to answer it.
            “Tira, can you give me an answers?,” his voice was louder. Tira shook her head and bowed. There’s no answer from her.
            “Who knows?,” My lecturer asked again. Billy, the lowest  ranking student in my class rose his hand. With smile, Billy said confidently,”Because it has been successful in making me afraid to take your class.” He stopped his words, and the class was full with laugh. While, my lecturer was silent.